Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2019

Cost-Volume-Profit Analysis (CVP)

Gambar
1.        Hubungan Akuntansi a.        Profit = Total revenues – (Total variable costs + Total fixed costs) b.       Total revenues = Total variable costs + Total fixed costs + Profit 2.        Cost Volume Profit Analysis Keterangan: 3.        Break Even Point (Ketika profit = 0) 4.        Mencari Kuantitas yang Terjual (Quantity of Product Sold) Keterangan: 5.        Contoh Multiple Products      Contoh Soal : ·        V            = variable cost/sales revenue = 100 + (2 x 70) / 180 + (2 x 110) = 240 / 400 = 0,60 ·        R (BE) = F / 1 – V = 1.600.000 / 1 – 0,60 = 1.600.000 / 0,40   = ...

Direct Costing

Gambar
1.        Pengertian ·        Direct costing/Variable costing/Marginal costing Adalah cost yang dibebankan ke produk adalah variable manufacturing cost saja (DM, DL, var FOH), sedangkan fixed manufacturing cost (fixed FOH) menjadi period expenses. ·        Absorption costing/Cull costing/conventional costing Apabila fixed FOH juga dibebankan ke produk ·        Contribution margin   (Marginal income) = Sales – Variable cost (manufacturing + nonmanufacturing) 2.        Contoh Soal ·        QST Co. memproduksi satu macam produk dengan kapasitas normal 20.000 unit per triwulan.   ·        Material variances, labor variances, dan FOH controllable variance: Variance dianggap tidak material dan ditutup ke COGS. WIP awal dan akhir nol. S...

Cost Behavior Analysis

Gambar
1.         Klasifikasi Cost a.        Fixed Cost = biaya yang tidak berubah walaupun ada penurunan atau kenaikan aktivitas dalam relevant range b.       Variable Cost = biaya yang berubah sejalan dengan perubahan aktivitas dalam relevant range c.        Semivariable cost = Cost yang memiliki karakteristik fixed dan variable 2.          Memisahkan Fixed dan Variable Cost ·        Pemisahan biaya tetap dan biaya variabel menggunakan data historis. ·        Data yang abnormal harus dikeluarkan dari analisis. Contoh: kerusakan mesin, pembelian material di bawah standar ·        Data perlu dikoreksi apabila terdapat perbedaan kondisi antar periode. Contoh: Pembelian mesin baru yang efisien, peruahan desain produk, dan penyesuain tingkat inflasi 3.   ...