Resume Budgeting: Capital Expenditures, Research and Development Expenditures, and Cash; PERT/Cost

1. Capital Expenditures Budget 
Adalah penganggaran dana yang dilakukan perusahaan guna mendapatkan asset jangka panjang (kegunaannya lebih dari satu tahun akuntansi).

2. Research and Development Budget

  • Research, adalah upaya yang dilakukan dalam rangka mendapatkan pengetahuan berharga yang mana outputnya untuk Menghasilkan produk baru atau Meningkatkan kinerja produk yang sudah ada.
  • Development, adalah realisasi dari research yang telah dilakukan.
  • Penganggarannya sendiri karena menunjukkan ketidakpastian dibebankan pada Period Cost. 
3. Cash Budget
Berisi estimasi dari Kas Masuk (receipt) dan Kas Keluar (disbursement) untuk periode yang dianggarkan.


Kas Masuk (receipt) sumber utamanya berasal dari Cash Sales dan Collection of Account Receivable, yang mana estimasi pengumpulan A/R nya berasal dari sales budget dan pengalaman perusahaan.





Kas Keluar (disbursement) sumbernya berasal dari COGM budget, Capital expenditures budget, serta Treasurer’s budget. Dalam cash budget tidak boleh berisi barang akrual, harus terlebih dahulu dijadikan cash basis.




4. Zero-Base Budgeting
Adalah setiap kali melakukan penganggaran, saldo harus kembali dimulai dari nol. Anggaran tidak boleh didasarkan pada periode sebelumnya


5. PERT / Critical Path Method
PERT adalah diagram probabilitas yang menghubungkan satu aktivitas dengan aktivitas yang lain. Digunakan untuk mengevaluasi waktu dan biaya sehingga kegiatan yang dilakukan dapat dikerjakan secara efektif dan efisien.


Istilah-istilah yang digunakan yaitu
Earliest Expected time     :      Titik tempuh yang telah dilalui sebelumnya
Latest Allowable time      :      Waktu paling lambat untuk memulai aktivitas
Slack time                      :      Waktu luang atau Jeda
Critical Path                   :      Jalur yang membutuhkan waktu tempuh paling lama
Time Estimated              :      (Time Optimistic + 4 Time Most likely + Time Pesimistic) / 6



Informasi terkait PERT
·           Jalur yang ada tidak boleh diperpendek lagi jaraknya karena akan mengorbankan kualitas ketika dilakukan. Tidak boleh juga diperpanjang karena kegiatan akan menjadi tidak efisien.
·           Proses kegiatan dilakukan secara bersamaan sehingga Starting point dan Ending pointnya sama, terlepas dari jalur yang dipilih.
·           Latest Allowable time (LF) dapat dihitung dengan Critical Path – Time Estimated Kegiatan selnjutnya.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume "Budgeting: Profits, Sales, Costs, and Expense"

Resume "Joint Cost dan By-Product"